Skip to main content

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit : Derajat Ionisasi

Derajat Ionisasi
Jadi, derajat ionisasi adalah jumlah mol zat yang terionisasi dibagi dengan jumlah mol zat mula-mula.
Apasih maksutnya ?
Con : 
  1. Jika terdapat 2 mol NaCl yang terionisasi sebanyak 2 mol. Besar derajat ionisasinya adalah .....
  2. Sebanyak 3 mol senyawa kalium klorida dilarutkan dalam air. Pada keadaan setimbang diperoleh ion positif dan ion negatif. Jika derajat ionisasi sebesar 25 %. Jumlah ion positif yang dihasilkan ....
  3. Dalam 1 L larutan asam nitrit yang berisi 0,5 mol terdapat 0,02 mol ion . Derajat ionisasi larutan tersebut sebesar ...
  4. Sebanyak 18 gr zat Y dilarutkan ke dalam 125 mL air. Zat Y tersisa sebanyak 0,094 mol. Berapakah derajat disosiasi zat Y tersebut ?


Comments

Popular posts from this blog

Gugus Fungsi Senyawa Karbon : Alkohol dan Eter

Gugus Fungsi Senyawa Karbon : Alkohol & Eter Jadi, ada 6 gugus fungsi senyawa karbon turunan alkana. Nah pasangan isomer gugus fungsi berdasarkan rumus umumnya adalah alkohol dan eter, aldehid dan keton, serta asam karboksilat dan ester. Untuk memasuki materi ini, diharapkan teman-teman mempelajari/ mengingat kembali materi hidrokarbon khususnya alkana pada kelas XI.  Alkohol Tata Nama IUPAC , aturannya :  Penggolongan, a lkohol primer, sekunder dan tersier berdasarkan posisi atom C yang mengikat gugus -OH.  Isomer, terbagi atas isomer kerangka, posisi, gugus fungsi dan optis. Penjelasan lebih lengkap tentang isomer optis (klik) Sifat, dengan Mr sama  titik didih alkohol lebih tinggi daripada titik didih eter (semakin besar Mr alkohol semakin tinggi titik didihnya, alkohol rantai lurus lebih tinggi titik didihnya daripada alkohol bercabang), alkohol mudah larut dalam air, dan alkohol dapat mengalami reaksi dengan logam Na dan Hidroge...

Gugus Fungsi Senyawa Karbon : Isomer Optis Alkohol

Isomer Optis Alkohol Alkohol mempunyai isomer optis, dimana isomer optis terjadi pada senyawa-senyawa yang dapat mengakibatkan terjadinya perputaran bidang polarisasi pada polarimeter (bersifat optis aktif). Senyawa yang bersifat optis aktif terjadi jika ada atom C yang asimetris atau biasa disebut C kiral. Artinya, atom C tersebut mengikat 4 atom/ gugus lain. Contohnya pada senyawa 2-butanol : Perhatikan, apakah C-1 mengikat 4 atom/gugus berbeda ? tidak,  C-1 mengikat 3 H dan 1 C.  Apakah C nomor 2 mengikat 4 atom/ gugus berbeda? Ya ! karena C-2 mengikat 1 CH 3 , 1 CH, 1 OH, dan 1 -CH 2 -CH 3 / CH 5 . Atau dapat digambarkan strukturnya sebagai berikut : C kiral ditandai dengan *, yang artinya C tersebut mengikat 4 buah atom/gugus yang berbeda. Nah, karena 2-butanol mempunyai atom C kiral, maka senyawa butanol memiliki isomer optis  Isomer optis terdiri dari D (dextro) dan L (levo). Isomer D adalah isomer yang memutar bidang polarisasi ...

Gugus Fungsi Senyawa Karbon : Aldehid dan Keton

Gugus Fungsi Senyawa Karbon : Aldehid dan Keton Aldehid dan keton merupakah isomer fungsi yang memiliki rumus umum  C n H 2n O . Aldehid Tata nama IUPAC, "alkanal" yang berarti penamaannya sama seperti alkana dengan akhiran ditambah -al (no. cabang - nama cabang - nama rantai utama - al) Isomer, terdiri atas isomer kerangka dan isomer gugus fungsi.  Sifat,  senyawa polar (larut dalam air), dapat melarutkan senyawa polar dan nonpolar, tidak mempunyai ikatan hidrogen, titik didihnya  lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa karbon yang masa relatifnya sama, suku rendah bersifat mudah menguap serta berbau tajam, suku tinggi berupa zat cair kental dan berbau enak, dan dapat mengalami reaksi (adisi,oksidasi, polimerisasi, autoredoks). Kegunaan, sebagai berikut : Formaldehid, sebagai desinfektan, insektisida, pengawet mayat, dan dimanfaatkan dalam industri plastik. Asetaldehid, sebagai pembuatan zat warna, plastik, dan karet sintetis. Ke...